Entah keberapa kalinya aku mengeluh, padahal aku sendiri tau betul yang namanya mengeluh itu gak baik. Oke, ralat ya istilahnya bukan mengeluh, tapi mengadu. *eehh, sama aja ya? Oke. * tentunya sama Yang Maha Kuasa. Tiap kutanya "mengapa" ko jawabannya seperti ada di aku gitu. Seberapa dekat aku dengan-Nya? Seberapa ingat aku pada-Nya? Seberapa taat aku pada-Nya? Dan seberapa-sebarapa lain yang semuanya memojokkan. Rabb, mungkin memang selama ini aku yang membuat diriku jauh dari-Mu. Dan disaat itu aku meminta kehadirannya?? Ironis memang. Dimana-mana yang namanya meminta itu mendekat, bukan menjauh. Kiranya itu alasan-Mu hingga saat ini Kau belum menitipkannya.
Kini, sedang kucoba memperbaiki jarakku dengan-Mu. Lebih dekat dan lebih dekat lagi. Sesungguhnya Kau yang maha mengetahui kapan waktu yang tepat. Dan sebagai manusia, sabar itu adalah sebaik-baiknya amalan. Tentunya Kau juga maha tahu atas itu. Berilah kesabaran yang lebih dalam fase menunggu ini.* seseorang yang ingin dipanggil " bunda "
Tidak ada komentar:
Posting Komentar